• Senin, 25 September 2023

Pesta Rahasia Dengan Banyak Wanita, Bos Teknologi Silicon Valley Tewas

- Senin, 22 Mei 2023 | 16:31 WIB

JAKARTA, Tajuk24.com- Kisah tragis dialami oleh pendiri Cash App, Bob Lee, yang tewas ditusuk di San Francisco pada April lalu.

Namun muncul fakta baru di balik kasus pembunuhan Bob Lee. Korban ternyata menghadiri pesta seks rahasia di San Francisco dengan adik perempuan pelaku pembunuhan.

Lee dilaporkan sudah lama bergabung dalam "The Lifestyle", sebuah kelompok yang terkenal dengan pesta narkoba dan seks di San Francisco
Hasil autopsi pria berusia 43 tahun itu mengungkapkan di dalam tubuhnya terkandung kokain, ketamin, dan alkohol. Dalam tubuh Lee juga terdapat obat anti alergi levocetirizine.
Laporan dari Wall Street Journal itu menjelaskan lebih lanjut tentang kemungkinan hubungan antara Lee dan tersangka pembunuhnya.

Tersangka pembunuh Lee adalah seorang pengusaha konsultan teknologi bernama Nima Momeni, 38, diduga melabrak Lee karena pesta narkoba dan seks dengan saudara perempuannya.

Baca Juga: Zelensky Bertemu Joe Biden di KTT G7, Joe Biden Berjanji Kirim Bantuan F-16

Beberapa jam kemudian, Lee ditemukan tewas dengan beberapa luka tusukan.

Seorang saksi mengatakan kepada polisi bahwa Momeni dan Lee sempat terlibat pertengkaran pada malam sebelum kematiannya. Tersangka marah karena menduga Lee selingkuh dan menggunakan narkoba dengan saudara perempuannya, Khazar Momeni, demikian dikutip dari Fox News, Rabu (17/5/2023).

Jaksa sebelumnya mengatakan Momeni menikam Lee di jantung beberapa kali setelah bersumpah untuk 'menghukumnya' atas hubungannya dengan sang adik.

Selain perselingkuhan dengan Khazar Momeni, Lee diduga tidur dengan banyak wanita di tempat pesta tersebut.

Baca Juga: Helmy Yahya Mantan Dirut TVRI Terjun ke Politik, Inilah Partai yang Dipilihnya

Untuk diketahui nama Bob Lee sudah dikenal di dunia teknologi. Lee sebelumnya merupakan CTO layanan peta digital Square. Perusahaan itu diciptakan pendiri Twitter, Jack Dorsey.

Selain di Square, Lee juga sempat bekerja sebagai Chief Product Officer di perusahaan mata uang kripto MobileCoin. Ia juga salah satu investor SpaceX yang perusahaan milik Elon Musk, serta aplikasi Clubhouse yang sempat booming. (Sisfan/Tajuk24 sumber CNBC)

Baca Juga: Tahun 2023 ini Amerika Serikat Diramalkan Akan 'Runtuh'

Baca Juga: Dugaan Uang Hasil Korupsi Proyek BTS 4G Mengalir ke Partai Politik? Ini Respon Pihak-pihak Terkait

Editor: Gunawan Wibisono

Tags

Terkini

AI Temukan Asteroid Penghancur Bumi, NASA Lalai?

Jumat, 11 Agustus 2023 | 18:54 WIB

Kerusuhan di Prancis Meluas

Minggu, 2 Juli 2023 | 18:47 WIB

Ledakan di Paris, Ada Korban WNI?

Kamis, 22 Juni 2023 | 14:36 WIB
X