Meski Awali Puasa Bersama Ketua MUI Ungkap Kemungkinan Perbedaan Penetapan 1 Syawal 1444 H

- Rabu, 22 Maret 2023 | 21:18 WIB
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Pendidikan dan Kaderisasi KH Abdullah Jaidi.
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Pendidikan dan Kaderisasi KH Abdullah Jaidi.

JAKARTA, Tajuk24- Pemerintah Indonesia telah menetapkan 1 Ramadan 1444 H jatuh pada besok hari. Meski demikian ada kemungkinan terjadi perbedaan pada penetapan 1 Syawal

Hal ini disampaikan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Pendidikan dan Kaderisasi KH Abdullah Jaidi.

"Pertama-tama kami mengucapkan syukur alhamdulillah kepada Allah SWT bahwa tahun ini alhamdulillah kita serempak berpuasa pada esok hari tanggal 23 Maret 2023, 1 Ramadan. Yang kemungkinan terjadi perbedaan adalah nanti di 1 Syawal-nya," kata Jaidi dalam konferensi pers di kantor Kemenag, Jakarta Pusat, Rabu (22/3/2023).

Meski demikian Jaidi berharap perbedaan ini bisa diselesaikan dengan baikdan tidak membuat perpecahan di antara masyarakat.

"Tapi mudah-mudahan perbedaan ini bisa dicari penyelesaiannya dengan baik, bisa sama-sama. Ataupun kalau ada perbedaan, jangan menjadikan perbedaan di antara kita," ujarnya.

Baca Juga: Viral! Awalnya Iseng Daftar, Pemuda Kendari Lulus Jadi Tentara Amerika dan Peringkat Pertama di Angkatannya!

"Sikap kita sebagai umat Islam, kita sebagai warga bangsa tetap saling hormat-menghormati di antara satu dengan yang lain," sambungnya.

Selain itu, Jaidi juga berpesan untuk saling menjaga persatuan, terutama saat ini memasuki tahun politik.

"Apalagi di tahun-tahun politik ini agar kita dapat menjadi saling pengertian, tidak jadikan isu-isu politik perpecahan di antara kita umat dan bangsa Indonesia," katanya.

Baca Juga: Kapan Puasa? Ini Jadwal Puasa Ramadhan 2023 Versi Pemerintah, Muhammadiyah dan NU

Sebelumnya, pemerintah telah menetapkan 1 Ramadan 1444 Hijriah jatuh pada Kamis, 23 Maret 2023.

Ketetapan itu disampaikan setelah Kementerian Agama (Kemenag) menggelar sidang isbat.

Sidang isbat digelar secara langsung di kantor Kemenag, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (22/3). Sejumlah pihak ikut serta dalam sidang isbat.

Sidang isbat digelar sesuai Fatwa MUI Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penetapan Awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijah. Sidang isbat selalu digelar pada tanggal 29 bulan sebelumnya pada kalender Hijriah. (Vin/Tajuk24)

Halaman:

Editor: Vinidyah Putri

Tags

Terkini

X