Tim Polda Sumut Periksa Ulang Lokasi Ditemukannya Jenasah Bripka AS

- Senin, 27 Maret 2023 | 14:59 WIB
Polda Sumut Tim yang dibentuk Polda Sumut bergerak cepat mengecek tempat kejadian perkara (TKP) ditemukannya jasad Bripka Arfan Saragih (AS) di Desa Simullop, Kelurahan Siogung-ogung, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir.
Polda Sumut Tim yang dibentuk Polda Sumut bergerak cepat mengecek tempat kejadian perkara (TKP) ditemukannya jasad Bripka Arfan Saragih (AS) di Desa Simullop, Kelurahan Siogung-ogung, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir.

JAKARTA, Tajuk24.com  -  Kepolsian Daerah Sumatra Utara begerak cepat setelah Kapolda Sumut membentuk Tim Khusus menyelidiki kematian Brikpa AS yang awalnya disebut bunuh diri karena diduga terlibat penggelapan pajak.

Dilansir dari Kompas.com, Dilokasi dimana jenazah Bripka AS ditemukan pertama kali diperiksa ulang oleh Tim dari Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) di Desa Simullop, Kelurahan Siogung-ogung, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumut mengatakan, Tim Laboratorium Forensik (Labfor) juga ikut memeriksa kembali tempat tersebut. 

Pengacara keluarga mendiang Bripka Arfan juga dilibatkan dalam pemeriksaan ini. 

"Untuk memastikan penyebab kematian Bripka AS yang ditemukan bunuh diri," ujarnya, Minggu (26/3) sore.

Baca Juga: Jadwal Acara TV SCTV Hari Ini 27 Maret 2023 Lengkap dengan Link Streaming

Tim itu disebut menggelar pemeriksaan ulang sampai reka ulang penemuan jenazah dan seluruh hasil pemeriksaan ini nantinya akan diserahkan ke Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumut.

"Sehingga penyidik perlu melihat kembali kondisi awal TKP," terangnya.

Kegiatan yang dilakukan itu penyidik Polda Sumut untuk mendapatkan gambaran jelas terkait TKP awal yang ditangani penyidik Kepolisian Resor Samosir.

Selain itu, Tim Kedokteran Forensik akan menganalisa dengan hasil visum penyebab kematian Bripka Arfan yang telah dikeluarkan.

Tim Labfor juga telah meneliti petunjuk yang masih dapat dilakukan pemeriksaan forensik seperti bercak darah, sisa barang bukti baik padat atau cairan.

Baca Juga: Menjelang Pilpres, Wacana 2 Koalisi Besar Diprediksi Terjadi di 2024, Ini Gambaran Calon Presidennya!

"Tim juga turut melakukan pendalaman TKP terkait gambaran kejadian dan posisi korban dari awal sampai posisi akhir ditemukan. Serta melakukan perhitungan jarak antar benda dengan korban maupun derajat kemiringan medan di lokasi TKP," tuturnya.

Dari hasil pemeriksa kembali, Tim Inafis Polda Sumut menemukan satu orang saksi yang tinggal di sekitar TKP menjelaskan melihat sepeda motor korban Bripka Arfan sudah lebih kurang dua hari tapi tidak ada orangnya.

Saksi juga tidak curiga karena perkiraan sepeda motor itu milik anak muda yang pacaran.

Halaman:

Editor: Ahmad Hasyim

Tags

Terkini

X