• Minggu, 2 Oktober 2022

Arloji Mahal Lukas Enembe Disorot, Beli di Dubai dan Bukan Setengah Milyar

- Kamis, 22 September 2022 | 09:59 WIB
Gubernur Papua Lukas Enembe (foto dok.cnnindonesia.com)
Gubernur Papua Lukas Enembe (foto dok.cnnindonesia.com)

Jakarta,Tajuk24.com - Pemeriksaan terhadap Gubernur Papua Lukas Enembe oleh KPK terkait kasus korupsi orang no.1 di Papua tersebut akan menelisik barang-barang mewah termasuk arloji.

Seperti dilansir dari cnnindonesia.com, Gubernur Papua Lukas Enembe melalui penasihat hukumnya Aloysius Renwarin merespons konferensi pers yang dilakukan Menkopolhukam Mahfud MD bersama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) beberapa waktu lalu.

Aloysius salah satunya merespons soal tawaran penyidikan kasus dugaan korupsi yang diduga menjerat Enembe dihentikan apabila tidak ditemukan bukti yang cukup. Menurut Aloysius, Enembe pasti akan memberikan penjelasan mengenai gratifikasi Rp1 miliar sebagaimana yang dituduhkan KPK.

"[Sumber uang] iya pasti akan dijelaskan. Kita sekarang bicara panggilan KPK khusus untuk gratifikasi Rp1 miliar itu," ujar Aloysius saat dihubungi, Rabu (21/9/2022).

Baca Juga: Dosa Kau Sepelekan Saya, Kata Edy Rahmayadi yang Tak Terima dianggap Kaleng-kaleng

Aloysius mengklaim uang Rp1 miliar tersebut merupakan milik pribadi Enembe yang kemudian digunakan untuk biaya pengobatan di Singapura.

"Uang yang Rp1 miliar itu kan nanti akan dijelaskan itu uang pribadi. Kemudian ditransfer ke rekeningnya ketika beliau berobat ke Singapura," imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Aloysius juga membantah temuan PPATK soal arloji seharga setengah miliar yang dibeli Enembe. Ia menjelaskan bahwa kliennya membeli arloji di Dubai, Uni Emirat Arab, menggunakan uang pribadi. Harganya, klaim dia, tidak sampai setengah miliar.

"Pokoknya dia bilang kan berapa dolar [Singapura] begitu. Kalau Rp500 juta kan, masa arloji Rp500 juta. Hanya beberapa dolar begitu," kata Aloysius yang mengaku tidak mengetahui merek arloji tersebut.

Halaman:

Editor: Beny Rusmawan

Tags

Terkini

KPK Didesak Jemput Paksa Lukas Enembe

Minggu, 2 Oktober 2022 | 16:10 WIB

Cerita Saksi Mata Tragedi Ricuh di Stadion Kanjuruhan

Minggu, 2 Oktober 2022 | 12:13 WIB

Update Korban Tewas Rusuh di Stadion Kanjuruhan

Minggu, 2 Oktober 2022 | 11:41 WIB
X