• Minggu, 2 Oktober 2022

Seharusnya yang Dipenjarakan Bandar & Pengedar Narkoba, Bukan Pemakai

- Kamis, 22 September 2022 | 16:26 WIB
suasana lapas dan warga binaan
suasana lapas dan warga binaan

Jakarta, Tajuk24.com- Heni Yuwono, sekretaris Ditjen Pemasyarakatan (Sesditjenpas) Kemenkumham menjelaskan kondisi lapas di Indonesia telah melebihi kapasitas. Menurutnya, 50 persen penghuni lapas di seluruh Indonesia adalah narapidana kasus narkotika.

"Penghuni sudah berjumlah mencapai 275.167 orang, terdiri dari 227.954 adalah narapidana dan 48.167 merupakan tahanan. Sehingga dari jumlah sekitar 275.167 ribu itu 50,88 persennya adalah tindak pidana narkotika," ujar Heni Yuwono di acara INLU 2022, Rabu (21/9/2022).

Melansir Detikom, dari 50,88 persen napi narkotika itu didominasi oleh para pengguna. Napi narkotika yang seharusnya masuk lapas adalah bandar, pengedar dan produsen.

"Dari 50,88 persen itu hampir 40 sampai 50 persen adalah pengguna, sehingga seharusnya mereka tidak ada di dalam lapas tetapi hanya direhab. Yang ada di lapas hanya bandar, pengedar dan juga produsen," jelasnya.

Baca Juga: UMKM di Majalengka, Jawa Barat Dikunjungi Puan Maharani

Diterangkannya, tren narapidana narkotika juga mengalami peningkatan. Ia menyebut napi narkotika tahun 2016 sebanyak 40,1 persen.

Dia juga mengatakan, pemberian rehabilitasi napi narkotika akan mengurangi jumlah hunian lapas. Dibeberkanya, anggaran untuk makan para napi seluruh lapas dalam setahun mencapai Rp 2 triliun.

"Kenapa di tempat kita terjadi overcrowded, karena sebetulnya kalau narkotika itu yang pengguna itu tidak masuk ke dalam lapas tapi direhab itu akan menurunkan jumlah hunian yang cukup signifikan," katanya.

Menurut Heni, Ditjen Pas memiliki tantangan baru untuk merangkul kelompok masyarakat swasta dalam melakukan pembinaan kepada narapidana. Kerja sama dengan pokmas swasta itu akan dilakukan oleh bapas.

Baca Juga: Kunjungan Kerja ke Amerika, Luhut Berkesempatan Pencet Bel NYSE

Halaman:

Editor: Gunawan Wibisono

Tags

Terkini

KPK Didesak Jemput Paksa Lukas Enembe

Minggu, 2 Oktober 2022 | 16:10 WIB

Cerita Saksi Mata Tragedi Ricuh di Stadion Kanjuruhan

Minggu, 2 Oktober 2022 | 12:13 WIB

Update Korban Tewas Rusuh di Stadion Kanjuruhan

Minggu, 2 Oktober 2022 | 11:41 WIB
X