• Minggu, 2 Oktober 2022

Hakim Agung SD Berserta 9 lain Jadi Tersahgka Hasil OTT di Mahkamah Agung

- Jumat, 23 September 2022 | 10:05 WIB
Pengumuman KPK hasil OTT kamis 22/9/2022, kemarin (foto dok. Kompas.com)
Pengumuman KPK hasil OTT kamis 22/9/2022, kemarin (foto dok. Kompas.com)

Jakarta, Tajuk24.com - Akhirnya KPK umumkan hasil Opersi Tangkap Tangan di Mahkamah Agung Kamis (22/9/2022) dan satu Hakim Agung ditetapkan sebagai tersangka.

Seperti dikutip poskota.com, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), resmi menetapkan Hakim Agung, Sudrajad Dimyati (SD) sebagai tersangka kasus dugaan suap penanganan perkara di Makhamah Agung (MA).

Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan, selain Sudrajad, KPK juga menetapkan sembilan tersangka lain, di antaranya merupakan Panitera Pengganti MA atas nama Elly Tri Pangestu (ETP), PNS Kepaniteraan MA Desy Yustria (DY) dan Muhajir Habibie (MH).

"Setelah pengumpulan berbagai informasi disertai bahan keterangan dilakukan terkait dugaan tindak pidana korupsi dimaksud, KPK kemudian melakukan penyelidikan dan ditemukan adanya bukti permulaan yang cukup, maka KPK meningkatkan status perkara ini ke tahap penyidikan dengan mengumumkan tersangka," kata Firli dalam jumpa pers di Gedung Merah Putih KPK, Jum'at (23/9/2022) dini hari.

Baca Juga: KPK Tangkap Beberapa Orang dari Mahkamah Agung, Namun Belum Sebut Nama

Sementara untuk keenam tersangka lainnya, ujar Firli, mereka adalah Pegawai Negeri Sipil (PNS) MA atas nama Redi (R) dan Albasri (AB). Pengacara atas nama Yosep Parera (YP) dan Eko Suparno (ES).

"Serta Debitur Koperasi Simpan Pinjam Intidana atas nama Heryanto Tanaka (HT) dan Ivan Dwi Kusuma Sujanto (IDKS)," ucap dia.

Di dalam perkara ini, jelas Firli, Sudrajad dan Panitera hingga PNS di MA, berperan sebagai penerima suap terkait permohonan kasasi yang diminta oleh tersangka YP dan ES, guna membuat hasil keputusan sesuai dengan apa yang diminta oleh pihak penyuap.

Sebagai penerima suap, papar dia, tersangka SD, ETP, MH, R, dan AB dipersangkakan melanggar Pasal 12 huruf c atau Pasal 12 huruf a atau b Juncto Pasal 11 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor) Juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHAP

Halaman:

Editor: Beny Rusmawan

Tags

Terkini

KPK Didesak Jemput Paksa Lukas Enembe

Minggu, 2 Oktober 2022 | 16:10 WIB

Cerita Saksi Mata Tragedi Ricuh di Stadion Kanjuruhan

Minggu, 2 Oktober 2022 | 12:13 WIB

Update Korban Tewas Rusuh di Stadion Kanjuruhan

Minggu, 2 Oktober 2022 | 11:41 WIB
X