• Sabtu, 3 Desember 2022

Cerita Saksi Mata Tragedi Ricuh di Stadion Kanjuruhan

- Minggu, 2 Oktober 2022 | 12:13 WIB
Korban tewas dari tragedi Kanjaruhan (foto dok.istimewa)
Korban tewas dari tragedi Kanjaruhan (foto dok.istimewa)

JAKARTA,Tajuk24.com - Sebuah kesaksian tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang diungkap oleh saksi mata melalui media sosialnya sesaat setelah ia selamat dari kejadian itu.

Seperti dikutip dari CNNIndonesia, Seorang suporter Arema FC menceritakan kronologi dan detik-detik situasi mencekam tragedi Kanjuruhan usai pertandingan Liga 1 melawan Persebaya Surabaya, Sabtu (1/10/2022).

Lewat akun Twitter miliknya seorang Aremania bernama Rezqi Wahyu menceritakan kondisi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan saat Arema vs Persebaya. Rezqi mengatakan semula pertandingan berjalan kondusif.

Dari awal saya masuk stadion [kondisi pemain sedang pemanasan] semua berjalan aman dan tertib hingga kick off pukul 20.00. Kickoff dimulai dan pertandingan berjalan aman, tanpa kericuhan sedikitpun. Yang ada hanya supporter Arema saling melontarkan psywar ke arah pemain Persebaya," tulis Rezqi melalui akun Twitter @RezqiWahyu_05.

Baca Juga: Kerusuhan Usai Pertandingan Persebaya Lawan Malang FC di Stadion Kanjuruhan, 127 orang Tewas

"Babak pertama selesai, dan saat jeda istirahat, ada sekitar 2-3 kali kericuhan sedikit di tribun 12-13, yang bisa segera diamankan oleh pihak berwenang," tulis Rezqi.

Rezqi mengatakan tragedi Kanjuruhan dimulai usai peluit wasit tanda pertandingan berakhir berbunyi dan Arema kalah 2-3 dari Persebaya.

"Setelah peluit dibunyikan, para pemain Arema tertunduk lesu dan kecewa. Pelatih Arema dan manajer tim mendekati tribun timur dan menunjukkan gestur minta maaf ke supporter. Di sisi lain ada satu orang suporter yang dari arah tribun selatan nekat masuk dan mendekati Sergio Silva dan Maringa. Terlihat sedang memberikan motivasi dan kritik kepada mereka," tulis Rezqi.

"Kemudian ada lagi beberapa oknum yang ikut masuk untuk meluapkan kekecewaannya kepada pemain Arema, terlihat Johan Alfarizie mencoba memberi pengertian kepada oknum-oknum tersebut. Namun semakin banyak mereka berdatangan, semakin ricuh kondisi stadion karena dari berbagai sisi stadion juga ikut masuk untuk meluapkan kekecewaannya ke pemain," sambung Rezqi.

Halaman:

Editor: Beny Rusmawan

Tags

Terkini

Kini Kepercayaan Publik ke Polri Membaik

Jumat, 2 Desember 2022 | 20:39 WIB
X