• Sabtu, 3 Desember 2022

Update Korban Tewas Ricuh di Stadion Kanjaruhan, 174 orang Meninggal

- Minggu, 2 Oktober 2022 | 18:50 WIB
Foto tangkapan layar para korban tragedi stadion Kanjuruhan
Foto tangkapan layar para korban tragedi stadion Kanjuruhan

JAKARTA,Tajuk24.com - Data terbaru dari tragedi rusuh usai laga sepakbola antara Persebaya vs Malang FC korban meninggal jadi 174 orang tewas.

Seperti dikutip dari laman CNNIndonesia.com, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak mengatakan, "data BPPD [Badan Penanggulangan Bencana Daerah] Jatim pada pukul 10.30 tadi memang demikian, 174 korban meninggal," pada wartawan.

Emil mengatakan total ada 11 orang luka berat. Sementara sudah ada 298 orang lainnya luka ringan. Pihaknya juga mengatakan ada 8 rumah sakit rujukan untuk para korban: RSUD Kanjuruhan, RS Wava Husada, Klinik Teja Husada, RSUD Saiful Anwar, RSI Gondanglegi, RSU Wajak Husada, RSB Hasta husada, dan RSUD Mitra Delima.

Emil menambahkan sebagian jenazah sudah teridentifikasi. Sebagian lainnya masih belum.

Baca Juga: Kapolri Rahasiakan Temuan Dibalik Penyidikan Ferdy dan Putri


"RS Saiful Anwar tadi sudah membantu identifikasi. Ada lebih dari 10 korban jiwa yang belum bisa teridentifikasi," ucap Emil.

"Kalau ada keluarga yang mau lapor itu poskonya [crisis center] ada di depan Balai Kota Malang. Kontaknya 112, di BPPD Kota Malang," sambung Emil.

Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, terjadi usai kekalahan 2-3 Arema FC versus Persebaya. Suporter Arema memasuki lapangan karena timnya kalah. Insiden itu direspons polisi dengan mengadang dan menembakkan gas air mata.

Gas air mata itu ditembakkan tidak hanya kepada suporter yang memasuki lapangan, tetapi juga ke arah tribun penonton yang kemudian memicu kepanikan suporter. Akibatnya, massa penonton berlarian dan berdesakan menuju pintu keluar, hingga sesak nafas, penumpukan massa, dan terinjak-injak.

Halaman:

Editor: Beny Rusmawan

Tags

Terkini

Kini Kepercayaan Publik ke Polri Membaik

Jumat, 2 Desember 2022 | 20:39 WIB
X