• Sabtu, 3 Desember 2022

PHK Karyawan dan Tutup GrabKitchen, Grab Mengaku Sudah 4 tahun Coba Bertahan

- Selasa, 22 November 2022 | 18:07 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Maraknya pemutusan hubungan kerja (PHK) di perusahaan startup digital ternyata juga terjadi pada Grab Indonesia. Salah satu lini perusahaan Grab yaitu GrabKitchen akan di tutup pada 19 Desember 2022 mendatang dan akan melakukan PHK terhadap belasan karyawan.

Country Managing Director Grab Indonesia Neneng Goenadi mengatakan, pihaknya melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan perusahaan startup digital karena bisnisnya ternyata tidak berjalan sesuai dengan harapan. Hal ini disampaikan Neneng dalam acara CEO Live Series #1 : Peluang Akselerasi Ekonomi Digital dan Pemulihan Ekonomi Nasional, di Jakarta seperti dilansir dari kompas.com (22/11/2022).

Baca Juga: Prediksi Pertandingan Denmark vs Tunisia: Fase Penyisihan Grup D Piala Dunia Qatar 2022

Neneng mengatakan, sebenarnya pihak Grab sudah mencoba mempertahankan bisnis GrabKitchen selama empat tahun. Bahkan, bisnis tersebut tetap dipertahankan saat pandemi dan setelah pandemi, tetapi hasilnya tetap tak sesuai harapan.

Selanjutnya Neneng menilai dalam bisnis PHK adalah hal yang biasa terjadi. Tetapi yang perlu dipastikan selama bisnis berjalan, adalah upaya-upaya yang dilakukan untuk memajukan bisnis tersebut. Dan hal tersebut sudah diusahakan oleh pihak Grab.

Neneng mengungkapkan karyawan yang mengalami PHK diberikan opsi untuk mencari pekerjaan pada divisi lain, atau memilih mengundurkan diri. PHK ini dilakukan kepada belasan karyawan karena mereka ada yang ingin pensiun dini, ada juga yang pindah ke lini bisnis Grab lainnya. Atau ada juga yang memilih untuk mengambil kesempatan lain

Baca Juga: Sebelum 'Kick off' Lawan Iran Semalam, Pemain Inggris Nampak Berlutut di Lapangan. Apa Maksudnya, ya?

Neneng yakin dengan kondisi yang tidak pasti seperti saat ini, pilihan PHK adalah opsi terakhir. Tapi , untuk menyelamatkan bisnis, semua perusahaan mau tak mau akan mengambil pilihan sulit, yakni PHK.  

Sementara itu di tempat berbeda Komisaris Utama (Komut) PT Telkom Bambang Brodjonegoro menilai fenomena pemutusan hubungan kerja (PHK) yang terjadi di perusahaan rintisan (startup) sebagai bagian dari proses bisnis.

Halaman:

Editor: Vinidyah Putri

Tags

Terkini

Kini Kepercayaan Publik ke Polri Membaik

Jumat, 2 Desember 2022 | 20:39 WIB
X