• Sabtu, 3 Desember 2022

BNPB Sementara Tak Gunakan Alat Berat, Takut Masih Ada Korban yang Tertimbun Reruntuhan

- Kamis, 24 November 2022 | 21:40 WIB
Proses evakuasi korban tertimbun longsor di ruas jalan nasional Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. dok. Kompas.com
Proses evakuasi korban tertimbun longsor di ruas jalan nasional Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. dok. Kompas.com

JAKARTA, Tajuk24.com - Proses evakuasi korban gempa diwilayah terdampak yang masih tertimbun longsor tanah atau bangunan sejauh ini diusahakan tak menggunakan alat berat agar tak membahayakan korban yang mungkin masih ada direruntuhan.

Menurut Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencaa (BNPB) Suharyanto mengungkapkan, pihaknya belum menggunakan alat berat guna mencari korban hilang akibat gempa bumi di Cianjur.

Alasan Suharyanto, penggunaan alat berat dikhawatirkan dapat membahayakan korban-korban yang diperkirakan masih selamat di timbunan longsor.

"Jangan sampai alat berat yang pertama ternyata masih ada yang selamat, itu justru dengan alat berat ini membahayakan. Kedua, membahayakan si operator alat berat itu sendiri," kata Suharyanto dalam konferensi pers, Kamis (24/11/2022) sore, seperti dikutip Kompas.com.

Baca Juga: Joko Widodo, Pemimpin Pertama yang beri Ucapan Selamat pada Anwar Ibrahim

Sejauh jni pihak BPPB masih berharap ada korban selamat berkaca dari ditemukannya seorang bocah yang selamat setelah 48 jam terkurung di bawah reruntuhan pada Rabu (23/11/2022) kemarin.

Namun, ia mengakui bahwa proses pencarian juga tidak mudah karena tim SAR mesti mengorek tanah secara manual, sedangkan ketinggian longsor juga tidak rendah.

"Orang banyak pun tidak terlalu banyak berpengaruh karena kan dengan tenaga orang kan kerepotan," kata Suharyanto.

Ia mengatakan, penggunaan alat berat juga berisiko karena kondisi cuaca yang masih kerap hujan dan medan yang curam.

Halaman:

Editor: Ahmad Hasyim

Tags

Terkini

Kini Kepercayaan Publik ke Polri Membaik

Jumat, 2 Desember 2022 | 20:39 WIB
X