• Sabtu, 3 Desember 2022

Nikita Mirzani Didakwa 3 Pasal, Fitri Salhuteru: Akal-Akalan ?

- Kamis, 24 November 2022 | 23:36 WIB
Nikita Mirzani/Instagram @nikitamirzanimawardi_172
Nikita Mirzani/Instagram @nikitamirzanimawardi_172

Jakarta, Tajuk24.com – Nikita Mirzani yang didakwa kasus  dugaan pelanggaran UU ITE mengaku geram dengan sikap Jaksa Penuntut Umum (JPU), yang mendakwa tiga pasal alternatif.

Pertama Pasal 36 jo Pasal 27 ayat (3) Jo Pasal 51 ayat (2), atau kedua Pasal 27 ayat (3) jo Pasal 45 ayat (3) Undang-undang ITE, atau ketiga Pasal 311 KUHP.

Melalui sahabatnya, Fitri Salhuteru ia menegaskan bahwa ketiga pasal yang didakwa oleh JPU, merupakan pasal akal-akalan sengaja dibuat. Sebab dari ketiga pasal, masing-masing memiliki ancaman hukuman yang berbeda-beda.

"Kalau benar-benar Nikita dipenjara atas pasal yang mana dulu nih yang dikenakan. Kalau atas pasal yang dikenakan, akal-akalan hanya bisa nahan Nikita, saya kembalikan ke rakyat Indonesia,"kata Fitri Salhuteru dikutip di Kanal YouTube Nit Not Official, Kamis (24/11)

Baca Juga: Nikita Mirzani Jalani Sidang Perdana Kasusnya Hari ini

"Ini baru terjadi di Nikita, mungkin besok lusa terjadi kepada kalian, oh ternyata undang-undang ITE itu bikin aja laporan di juncto-junctoin. Merasa kerugian kalau Nikita kerugiannya Rp 17,5 juta, besok kalian nambahinlah Rp 18 juta gitu tambahin Rp 500 bisa ditahan," sambung Fitri.

Menurut Fitri, adanya kerugian-kerugian disebut Dito Mahendra merupakan salah satu persoalan yang dipertanyakan. Dikatakannya pula, sebelum melakukan transaksi atau jual beli barang, sebaiknya tidak melakukan audit akhirnya dibawa kepihak berwajib.

Fitri menekankan kepada siapapun untuk lebih teliti terkait kasus dugaan ITE. Sebelum melayangkan laporan ke pihak kepolisian untuk diusut secara tuntas.

Baca Juga: Kejaksaan Negeri Serang Tawari Nikita Mirzani Restorative Justice pada Kasusnya

Halaman:

Editor: Dessy Gunawan

Tags

Terkini

Kini Kepercayaan Publik ke Polri Membaik

Jumat, 2 Desember 2022 | 20:39 WIB
X