• Selasa, 31 Januari 2023

Perintah Presiden: Rumah Roboh dan Rusak Berat Akibat Gempa Cianjur, Dibangun Baru dengan Standar PUPR

- Sabtu, 3 Desember 2022 | 09:51 WIB
Rehabilitasi rumah-rumah telah dimulai (ist)
Rehabilitasi rumah-rumah telah dimulai (ist)

JAKARTA, Tajuk24.com. - Atas instruksi Presiden, jajaran Kementerian PUPR bergerak cepat mengganti rumah-rumah yang runtuh dan rusak berat akibat gempa di Kabupaten Cianjur.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono memastikan akan merelokasi rumah korban gempa Cianjur, Provinsi Jawa Barat.

"Yang rusak berat, yang runtuh, yang harus direlokasi itu harus dibangun baru dengan standar tahan gempa dari PUPR, itu perintah Presiden," jelas Basuki, Rabu (23/11/2022) dikutip dari laman Kompas.com.

Baca Juga: Gempa Kembali terjadi di Garut dan Sukabumi pada Sabtu Dinihari

Untuk korban gempa dengan rumah rusak ringan dan sedang akan mendapatkan bantuan dana hingga Rp 50 juta yang akan menjadi tanggung jawab Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Juru Bicara Kementerian PUPR Endra S Atmawidjaja menyampaikan, rumah untuk korban gempa Cianjur akan dibangun dengan luas bangunan 36 meter persegi di atas lahan seluas 80 meter persegi.

Sementara jumlah lahan yang saat ini sudah disiapkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat adalah seluas 2,5 hektar di Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur.

Baca Juga: Disindir Istri Berhutang terkait Jabatan lama, Dedi Mulyadi Siap lepas Asetnya

"Tanah yang sudah disiapkan ada 2,5 hektar, sementara ini di Kecamatan Cilaku, seberang Cugenang karena di situ cukup padat dan tidak mudah mencari tanah," ucap Endra pada Kamis (1/12/2022).

Lahan seluas itu diperkirakan cukup untuk membangun 200 unit rumah, sehingga ada 80 unit rumah per hektar tanahnya.

Halaman:

Editor: Gunawan Wibisono

Tags

Terkini

Stres Sampai 'Hilang Ingatan' karena Ditipu Wowon Cs

Senin, 30 Januari 2023 | 18:29 WIB
X