• Senin, 25 September 2023

Sekar Mirah: Aku Tidak Boleh Tenggelam

- Senin, 18 September 2023 | 15:43 WIB
Api di Bukit Menoreh (foto.ist)
Api di Bukit Menoreh (foto.ist)

Tetapi betapa kerasnya ia menangis, ia masih mendengar tiba-tiba pintu bilik itu pun terbuka kembali.

Ia melihat Sidanti dengan tergesa-gesa meloncat masuk sambil berteriak pula, “Kenapa kau, Sekar Mirah?”

Oleh pertanyaan itu justru tangis Sekar Mirah terhenti. Diangkatnya kepalanya dan dipandanginya anak muda itu dengan sorot mata semerah nyala api.

“Pergi! Pergi kau pengecut! Kau hanya berani berbuat atas seorang gadis. Kalau kau jantan, ayo, tantang Agung Sedayu untuk berperang tanding!”

Sidanti menarik nafas dalam-dalam. Tetapi ia menjadi berlega hati ketika ia melihat Sekar Mirah masih sanggup mengangkat wajahnya dan mengumpatnya.

“Kau mengejutkan aku Mirah, bahkan guruku pun terkejut, sehingga disuruhnya aku menengokmu.”

“Aku tidak memerlukan kau.”

“Baik-baik. Kini kau tidak memerlukan aku. Tetapi suatu ketika kau akan merasa sepi. Dan kau akan menganggap aku adalah satu-satunya temanmu yang paling baik di sini.”

“Enyah, enyah kau dari sini!”

“Alangkah kerasnya hatimu Mirah. Tetapi hati yang keras itu pun pasti akan lekas dapat aku patahkan.”

“Hanya mautlah yang dapat mematahkan hatiku” bentak Sekar Mirah.

Mendengar jawaban itu hati Sidanti berdesir.

Disadarinya bahwa gadis yang berdiri di hadapannya itu adalah puteri Demang Sangkal Putung dan adik seorang anak muda yang bernama Swandaru Geni.

Betapa keras hati ayah dan kakaknya, maka hati gadis inipun pasti tidak jauh terpaut daripada mereka.

Namun justru karena itulah, maka hasrat di dalam hati Sidanti untuk menaklukkannya pun menjadi semakin besar.

Halaman:

Editor: Gandung Kardiyono

Tags

Terkini

Wuranta Bimbang Ditugaskan Sebagai Telik Sandi

Senin, 25 September 2023 | 11:01 WIB

Kiai Gringsing ingatkan Wuranta, Taruhannya adalah Nyawa

Senin, 25 September 2023 | 07:22 WIB

Bramanti Siaga dengan Menggenggam Pedang Pendek

Minggu, 24 September 2023 | 18:28 WIB

Agung Sedayu Bertemu Sahabat Lama bernama Wuranta

Minggu, 24 September 2023 | 12:03 WIB

Seorang Pemuda Mencoba Bersembunyi di Rumah Agung Sedayu

Minggu, 24 September 2023 | 04:44 WIB

Bramanti Menghilang dari Kerumunan Pemuda Candi Sari

Sabtu, 23 September 2023 | 18:45 WIB

Rumah Agung Sedayu Diobrak-abrik Kelompok Sidanti

Sabtu, 23 September 2023 | 08:25 WIB

Ki Tanu Metir dan Swandaru Singgah di Rumah Agung Sedayu

Jumat, 22 September 2023 | 06:48 WIB

Temunggul Meloncat dan Menampar Mulut Bramanti

Kamis, 21 September 2023 | 17:40 WIB

Pasukan Pajang Menuju Kademangan Sangkal Putung

Rabu, 20 September 2023 | 09:04 WIB

Ki Demang: Aku adalah Penguasa Tertinggi di Kademangan

Selasa, 19 September 2023 | 18:52 WIB

Pasukan Untara Memasang Rontek dan Umbul-umbul

Selasa, 19 September 2023 | 07:58 WIB

Bramanti Menantang Temunggul untuk Bicara Jujur

Senin, 18 September 2023 | 18:52 WIB
X